Hati-hati, Anak Rentan Terhadap Perdebatan Orangtua

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Christison Sondang Pane

Hati-hati, Anak Rentan Terhadap Perdebatan Orangtua

Ilustrasi (BBC)

Selasa, 3 April 2018 | 14:16

Analisadaily - Normal saja bagi orang tua bila berdebat dengan pasangannya karena berbeda pendapat. Namun, berperngaruh terhadap anak-anak dan dampaknya sangat bervariasi.

Penelitian Inggris dan internasional beberapa dekade melalui observasi di rumah, penelitian tindak lanjut dan kerja jangka panjang menunjukkan, sejak usia enam bulan, anak-anak yang terpapar konflik akan meningkatkan denyut jantung dan respons hormon stres.

Bayi, anak-anak dan remaja dapat menunjukkan tanda-tanda gangguan perkembangan otak awal, gangguan tidur, kecemasan, depresi, gangguan perilaku dan masalah serius lainnya sebagai akibat dari pertengkaran antar orang tua.

Efek serupa juga terlihat pada anak-anak yang terpapar dengan konflik yang sedang berlangsung tetapi kurang intens, dibandingkan dengan anak-anak yang orang tuanya secara konstruktif bernegosiasi atau menyelesaikan konflik.

Tetapi lingkungan rumah dan cara pengasuhanan yang diterima anak juga bisa sangat signifikan. Dilansir dari BBC, Selasa (3/4), risiko genetik yang mendasari kesehatan mental pun sangat berpengaruh.

Namun, ketika orang tua terlibat dalam konflik satu sama lain yang sering, intens dan tidak teratasi, anak-anak kurang baik.

Efek negatif yang ditimbulkan termasuk gangguan tidur dan gangguan perkembangan otak awal untuk bayi, kecemasan dan masalah perilaku untuk anak-anak sekolah dasar. Bisa pula sampai ke masalah depresi dan akademik.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar