Fakta Seputar Kontrasepsi IUD (Part 2)

Penulis: Kiki Safitri | Editor: Triansari Prahara

Fakta Seputar Kontrasepsi IUD (Part 2)

IUD (ABCNews)

Rabu, 26 Agustus 2015 | 21:20

Analisadaily – Sebelumnya kita sudah membahas sedikit mengenai mitos penggunaan alat kontrasepsi IUD. Dilansir HuffingtonPost, alat kontrasepsi ini memiliki beberapa fakta seperti bahwa IUD ini tidak memiliki masalah jika digunakan pada wanita, yang belum memiliki anak, namun aktif secara seksual. Selain itu memasang IUD tidak selalu sakit, ada juga orang merasa nyaman saat proses pemasangan IUD.

Nah selanjutnya ada beberapa fakta terkait IUD, antara lain:

1. IUD mudah jatuh

Tubuh Anda bisa saja tanpa sengaja menjatuhkan IUD yang telah terpasang. Ini mungkin terjadi dan ini memiliki risiko kehamilan yang tidak diinginkan. Inilah mengapa dokter menyarankan bahwa perempuan menggunakan metode kontrasepsi cadangan untuk beberapa minggu pertama setelah menggunakan IUD. 

"Orang-orang harus menyadari dan peka jika IUD jatuh. Kadang-kadang mereka akan merasa kram atau mereka akan mengalami sebuah gumpalan besar yang keluar dari liang vagina, mungkin saja itu adalah IUD," kata Bryant. 

2. Menyebabkan infeksi dan infertilitas

Bryant juga menjelaskan bahwa pada tahun 1960-1970-an orang-orang percaya bahwa IUD bisa menyebabkan infertilitas. Bahkan ad ayang beranggapan bahwa IUD bisa mengakibatkan perempuan kehilangan rahim dan nyawa mereka. Namun, Bryant menyangkalnya.

"IUD saat ini aman dan tidak menyebabkan infertilitas. Kontrasepsi ini tidak menyebabkan infeksi," kata Bryant. 

3. Dokter harus mendorong IUD ke liang vagina

Meskipun istilah "kontraksi" dikaitkan dengan peletakan yang jauh, kontraksi dan kram pada dasarnya adalah hal yang sama, yang merupakan sebuah gerakan meremas rahim dan kemungkinan Anda akan mengalami sensasi yang beda. 

"Orang-orang akan mengalami kontraksi atau kram dalam beberapa periode menstruasi, karena leher rahim mereka terbuka sedikit dan membiarkan darah keluar," Bryant menjelaskan. 

Ketika menempatkan IUD, dokter akan membuka leher rahim Anda sedikit, pertama untuk mengukur rahim Anda, dan kemudian memasukkan perangkat.  Meskipun menyebabkan kram yang cukup sakit, IUD berbeda dengan memberikan obat atau menyebakan 'kontraksi'.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar