Epidemi Kolera di Yaman Bertambah 500 Ribu Kasus

Penulis: Elfa | Editor: Reza Perdana

Epidemi Kolera di Yaman Bertambah 500 Ribu Kasus

Salah satu korban kolera di Yaman (BBC)

Senin, 21 Agustus 2017 | 14:31

Analisadaily - Jumlah kasus kolera di Yaman terus bertambah. Epidemi bahkan sudah bertambah lagi sebanyak 500.000 kasus. Sedikitnya 1.975 orang meninggal dunia sejak penyakit yang ditularkan melalui air ini mulai menyebar dengan cepat pada akhir April.

Penyakit ini menyebar karena memburuknya kebersihan dan kondisi sanitasi serta gangguan pasokan air. Lebih dari 14 juta orang tidak mendapatkan akses air bersih dan sanitasi yang baik di Yaman.

Dilansir dari BBC, Senin (21/8), Kolera adalah infeksi diare akut yang disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi bakteri Vibrio cholera.

Sebagian besar dari mereka yang terinfeksi tidak memiliki gejala ringan, namun pada kasus yang parah, penyakit ini dapat membunuh dalam hitungan jam jika tidak diobati.

Lebih dari seperempat masyarakat telah meninggal dan 41 persen, dari mereka yang telah terinfeksi adalah anak-anak.

Layanan kesehatan Yaman telah berjuang untuk mengatasi epidemi kolera. Kasus ini menjadi yang terbesar di dunia sepanjang sejarah. WHO mengatakan, kekurangan obat-obatan menambah dampak buruk dari kolera.

"Ribuan orang sakit, tapi tidak cukup rumah sakit, tidak cukup obat-obatan, tidak cukup air bersih," kata direktur umum WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar