Efek Mengerikan Pada Janin dari Ibu Perokok

Penulis: Lely Novita

Efek Mengerikan Pada Janin dari Ibu Perokok

Janin dari ibu perokok (atas) & janin dari ibu non-perokok (bawah) (Huffington Post)

Rabu, 25 Maret 2015 | 16:13

Analisadaily - Meskipun sudah diketahui risiko berbahaya dari merokok selama kehamilan, termasuk dapat meningkatkan risiko lahir cacat, namun sekitar 10 persen ibu hamil di AS masih tetap merokok saat mengandung.

Tetapi, beberapa gambar hasil ultrasonografi (USG) dari penelitian terbaru ini mungkin bisa membuat para ibu hamil berpikir ulang untuk melanjutkan kebiasaan buruk mereka demi kesehatan dan keselamatan janin mereka.

Melalui gambar USG yang dilansir dari Huffington Post, para ilmuwan telah menunjukkan bahwa ibu yang merokok dapat mengubah gerakan mulut dan tangan janin yang berhubungan dengan gangguan perkembangan sistem saraf pusat sang janin.

Para peneliti di Durham University dan Lancaster University di Inggris telah menganalisis 80 gambar USG high-definition (berkualitas tinggi) dari 20 janin yang dikumpulkan pada 24 dan 36 minggu kehamilan untuk mengamati gerakan mulut dan tangan mereka. Empat janin dari ibu-ibu yang merokok rata-rata 14 batang per hari, sedangkan janin lainnya dari ibu non-perokok.

Para peneliti melihat bahwa janin dari ibu perokok menampilkan gerakan mulut secara signifikan lebih tinggi dari biasanya. Tapi, gerakan ini cenderung menurun saat mendekati kelahiran dan janin lebih banyak mengontrol fungsi motorik mereka. Studi ini juga menemukan beberapa bukti adanya keterlambatan yang lebih besar dalam pengurangan menyentuh wajah pada janin dari ibu perokok.

"Pola gerakan wajah janin berbeda secara signifikan antara janin dari ibu yang merokok dibandingkan dengan ibu yang tidak merokok,” kata penulis utama, Dr Nadja Reissland, di Departemen Psikologi Durham University, dilansir dari Webmd.

Efek pergerakan tangan dan mulut janin dari ibu perokok mirip dengan yang terlihat pada janin dari ibu yang stres atau depresi. Namun, efek dari paparan nikotin sudah jelas jauh lebih berbahaya.

Mengapa? Para ilmuwan berhipotesis bahwa ketika janin terkena nikotin, sistem saraf pusat yang mengontrol gerakan wajah mereka tidak berkembang pada tingkat yang sama dan dengan cara yang sama seperti pada janin normal.

"Teknologi ini membuat kita dapat melihat apa yang sebelumnya tersembunyi, mengungkapkan bagaimana merokok mempengaruhi perkembangan janin dengan cara yang tidak kita sadari. Ini adalah bukti dari efek negatif merokok pada kehamilan,” kata Profesor Brian Francis, dari Lancaster University.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar