Cokelat Bermanfaat Untuk Kesehatan Jantung

Penulis: Reza Perdana

Cokelat Bermanfaat Untuk Kesehatan Jantung

Cokelat (Boldsky)

Sabtu, 27 Mei 2017 | 22:04

Analisadaily - Apakah Anda senang konsumsi cokelat? Menurut sebuah penelitian, mengkonsumsi hingga enam batang cokelat dalam seminggu dapat menurunkan risiko pengembangan jenis detak jantung berdarah yang umum dan berbahaya yang terkait dengan risiko stroke, gagal jantung, penurunan kognitif, demensia, dan kematian yang meningkat hingga 20 persen.

Dilansir dari Boldsky, Sabtu (27/5), fibrilasi atrium juga dikenal sebagai heart flutter, yang mempengaruhi lebih dari 33 juta orang di seluruh dunia, dengan satu dari empat orang dewasa cenderung mengembangkannya pada titik tertentu selama masa hidup.

Studi tersebut menunjukkan bahwa pria dan wanita yang makan satu sampai tiga porsi cokelat per bulan memiliki tingkat atrial fibrillation 10 persen lebih rendah.



Sementara mereka yang makan satu porsi per minggu memiliki tingkat bunga 17 persen lebih rendah, di sisi lain mereka yang makan dua sampai enam porsi per minggu memiliki tingkat 20 persen lebih rendah.

"Studi kami menambah bukti akumulasi manfaat kesehatan dari asupan cokelat moderat dan menyoroti pentingnya faktor perilaku untuk berpotensi menurunkan risiko aritmia," kata penulis utama, Elizabeth Mostofsky, dari Harvard Chan School di AS.

"Terlepas dari kenyataan bahwa sebagian besar cokelat yang dikonsumsi oleh peserta studi cenderung memiliki konsentrasi bahan pelindung yang relatif rendah, kami masih mengamati hubungan yang signifikan antara mengonsumsi cokelat dan risiko fibrilasi atrium yang lebih rendah menunjukkan bahwa konsumsi kokoa dalam jumlah kecil pun dapat Dampak kesehatannya positif," tambahnya.

Cokelat (Boldsky)

Cokelat (Boldsky)


Untuk penelitian yang dipublikasikan di jurnal Heart, tim tersebut melibatkan 55.502 (26.400 pria dan 29.100 wanita) peserta, berusia antara 50 dan 64 tahun.

"Mengonsumsi cokelat dalam jumlah berlebihan tidak disarankan karena banyak produk cokelat mengandung kalori tinggi dari gula dan lemak dan bisa menyebabkan penambahan berat badan dan masalah metabolik lainnya. Namun asupan cokelat secukupnya dengan kandungan kakao tinggi bisa menjadi pilihan yang sehat," terang Mostofsky.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar