Cara Tepat Atasi Kleptomania

Penulis: Lely Novita

Cara Tepat Atasi Kleptomania

Ilustrasi (Deherba)

Jumat, 3 Juli 2015 | 09:05

Analisadaily - Kleptomania merupakan gangguan dimana seseorang merasakan dorongan (impuls) yang kuat dan tak tertahankan untuk melakukan pencurian demi kesenangan pribadi. Biasanya, sang penderita (kleptomaniac) akan mencuri barang-barang yang tidak berharga.

Kleptomania merupakan gangguan mental yang tentunya harus diobati. Penanganan yang tepat dapat membuat penderita keluar dari masalah ini.

Seperti dikutip dari Psychology Today, ada dua cara yang dapat diterapkan untuk mengatasi kleptomania, yaitu konseling atau terapi psikologis dan obat-obatan. Berikut ulasannya :

Konseling atau terapi psikologis

Konseling atau terapi biasanya ditujukan untuk menangani masalah-masalah yang berkaitan dengan psikologis, yang mungkin juga berkontribusi terhadap kleptomania. Konseling atau terapi ini dapat dilakukan secara berkelompok atau individu bersama sang pakar. Cara ini mencakup dua hal, yaitu :

1. Terapi modifikasi perilaku

2. Terapi keluarga

Obat-obatan

Obat-obatan seperti Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs), yang dapat meningkatkan kadar serotonin di otak, biasanya digunakan sebagai pengobatan pada pasien kleptomania. Adapun jenis-jenis SSRIs, antara lain :

1. Fluoxetine (Prozac; yang paling sering digunakan)

2. Fluvoxamine (Luvox)

3. Paroxetine (Paxil)

4. Sertraline (Zoloft)

Pada 22 Maret 2004, Food and Drug Administration (FDA) mengeluarkan sebuah Himbauan Kesehatan Masyarakat, yang memperingatkan dokter, pasien, keluarga dan pengasuh pasien dengan depresi untuk memantau secara teliti penggunaan obat antidepresan tertentu pada orang dewasa dan anak-anak.

FDA khawatir tentang kemungkinan memburuknya depresi dan/atau munculnya keinginan untuk bunuh diri, terutama di kalangan anak-anak dan remaja, pada awal pengobatan atau ketika ada peningkatan atau penurunan dosis obat antidepresan tersebut.

Adapun obat-obat antidepresan yang mendapat perhatian khusus sebagian besar adalah SSRIs, termasuk Prozac (fluoxetine), Zoloft (sertraline), Paxil (paroxetine), Luvox (fluvoxamine), Celexa (citalopram); Lexapro (escitalopram), Wellbutrin (bupropion), Effexor (venlafaxine), Serzone (nefazodone), and Remeron (mirtazapine).

Dari jumlah tersebut, hanya Prozac (fluoxetine) yang telah disetujui untuk digunakan pada anak-anak dan remaja dalam penanganan penyakit depresi. Sedangkan Prozac (fluoxetine), Zoloft (sertraline) dan Luvox (fluvoxamine) disetujui untuk digunakan sebagai pengobatan pada anak-anak dan remaja dengan gangguan obsesif kompulsif.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar