Cara Obati Hipogonadisme Pada Pria

Penulis: Elfa | Editor: Ria Situmorang

Cara Obati Hipogonadisme Pada Pria

Ilustrasi (Med Page Today)

Selasa, 5 Juli 2016 | 18:09

Analisadaily - Sebanyak 40 persen pria di atas usia 45 mengalami hipogonadisme atau kondisi pada pria dimana testis tidak dapat memproduksi hormon testosteron yang memadai. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology, terapi penggantian testosteron adalah jawabannya.

Dengan bertambahnya usia pria, kadar testosteron secara alami menurun. Terapi penggantian testosteron telah lama digunakan dengan defisiensi testosteron, baik karena penyakit atau penuaan. Hipogonadisme diperkirakan mempengaruhi 40 persen pria di atas usia 45 tahun.

Meskipun penelitian memperkirakan 95 persen dari mereka belum didiagnosis atau mendapatkan pengobatan. Terapi penggantian testosteron untuk pria hipogonadisme dipercaya meningkatkan fungsi seksual, mood, libido, kepadatan tulang, otot massal, dan kekuatan otot.

Terapi ini juga dapat menurunkan lemak tubuh visceral dan perifer dan dapat mengurangi resistensi insulin gula darah. Penelitian sebelumnya telah menyatakan, pengobatan testosteron membantu meningkatkan fungsi seksual pada pria muda yang memiliki kadar androgen lebih rendah karena masalah dengan testis, hipotalamus, atau hipofisis.

Penelitian merupakan bagian dari Trials Testosteron. Dilaporkan dari Huffingtonpost, Selasa (5/7), penelitian dilakukan melalui Baylor College of Medicine dan Pusat Medis Baylor St Luke di Houston, dimana mereka memeriksa data dari 470 pria.

"Temuan kami menunjukkan, testosteron rendah merupakan salah satu penyebab penurunan libido dan disfungsi ereksi pada pria yang lebih tua. Pria yang mengalami gejala ini harus dievaluasi untuk defisiensi testosterone,” kata salah satu peneliti.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar