Cara Memprediksi Kelahiran Prematur Sedang Diujicoba

Penulis: Elfa | Editor: Eka Azwin Lubis

Cara Memprediksi Kelahiran Prematur Sedang Diujicoba

Ilustrasi (BBC)

Selasa, 12 Juni 2018 | 12:38

Analisadaily - Para ilmuwan sedang menguji coba cara memprediksi kelahiran prematur pada seorang wanita menggunakan tes darah. Hasil awal menunjukkan tes yang dilakukan akurat hingga 80%.

Tim peneliti dari Universitas Stanford, Amerika Serikat mengatakan, uji coba yang dilakukan juga bisa memprediksi tanggal jatuh tempo kelahiran. Namun masih banyak tes yang harus dilakukan sebelum digunakan secara klinis.

Setiap tahun ada 15 juta bayi dilahirkan terlalu cepat (sebelum 37 minggu kehamilan) di seluruh dunia. Kelahiran prematur berhubungan dengan satu juta kematian per tahun. Ini merupakan penyebab utama kematian anak-anak di bawah usia lima tahun.

Tes ini mengukur aktivitas materi genetik yang disebut RNA yang berasal dari janin, plasenta dan aliran darah. Para peneliti mengambil sampel darah dari wanita hamil setiap pekan untuk melihat bagaimana kadar RNA-nya.

"Jika kita dapat menggunakan darah ibu untuk membuat perawatan kesehatan lebih mudah diakses dan terjangkau oleh orang-orang yang tidak memiliki akses ke ultrasound, maka akan banyak bayi lebih sehat saat dilahirkan," kata salah seorang peneliti, Prof Basky Thilaganathan, dilansir dari BBC, Selasa (12/6).

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar