Belum Bisa Tangani Semua Pasien, Kiki Hendrawan Memohon Maaf

Belum Bisa Tangani Semua Pasien, Kiki Hendrawan Memohon Maaf

Kiki Hendrawan (kanan) bersama Menteri Sosial, Idrus Marham

(rel/eal)

Senin, 25 Juni 2018 | 14:25

Analisadaily (Bekasi) - Banyaknya orang yang sudah merasakan dampak dari penyembuhan yang dilakukan Kiki Hendrawan, membuatnya kini sedikit kewalahan untuk melayani pengobatan pasien stroke dan saraf kejepit.

Pasalnya, Saraf Kejepit dan Stroke Center yang selama ini menjadi lokasi praktiknya tidak mampu menampung semua pasien yang datang untuk berobat.

Kiki mengaku sangat antusias dan senang dirinya bisa bermanfaat bagi orang banyak. Namun kondisi tempat praktik yang minim lahan parkir membuatnya tidak bisa maksimal dalam memberi pelayanan bagi pasien yang hendak berobat.

Selain itu, Kiki juga tidak bisa membalas semua pesan singkat melalui seluler yang dikirim pasien karena setiap hari ada ribuan pesan yang masuk.

"Sejauh ini kita praktik di Perumahan Puri Nusapala Blok B 19 Jatiasih Bekasi. Namun karena sangat banyak pasien yang datang dengan kendaraan masing-masing, ada masyarakat sekitar yang komplain karena macet, apalagi sampai malam pasien masih datang. Beruntung stakeholder setempat seperti RT/RW dan paguyuban tetap memberi semangat dan dukungan," kata Kiki, Senin (25/6).

"Kami mohon maaf saat ini tidak bisa mengangkat telepon atau membalas WA secepatnya karena ribuan telepon dan WA masuk setiap hari. Mereka yang mengirim pesan kadang ada yang marah, kecewa dan ada juga yang rada kurang ajar karena pesan agak lama tak terbalas. Kami mohon maaf karena ada ribuan WA yang belum terbalas," ucapnya.

Pakar Traditional Chinese Medicine (TCM) yang sering disebut 'Si Tangan Ajaib' ini mengaku maklum dengan komplain yang datang dari masyarakat sekitar dan keluhan pasien yang belum bisa terlayani seluruhnya. Sebab itu, dia berencana pindah lokasi praktik dengan kapasitas yang lebih mumpuni agar bisa memberi pengobatan maksimal kepada semua orang.

"Sekarang hanya sekitar 30-60 orang yang terlayani per harinya. Padahal yang datang ratusan orang. Kita berencana membuka praktik ke Kota Legenda Cibubur dengan lokasi parkir yang lebih luas agar semua yang datang bisa terlayani," sambung Kiki.

Kiki Hendrawan (kiri) usai mengobati Aldi Taher

Kiki Hendrawan (kiri) usai mengobati Aldi Taher

Banyaknya pasien yang datang dari berbagai kalangan, membuat Kiki juga harus membatasi kategori keluhan pasien untuk ditangani.

"Saat ini kami hanya bisa terima pasien saraf kejepit bagian pinggang, nyeri dengkul pain management dan keluhan lumbar. Intinya sekali lagi kami mohon maaf karena belum bisa melayani semua pasien. Semoga ke depan bisa diberi ruang dan waktu yang lebih banyak agar bisa membantu semua pasien," tukas Kiki.

(rel/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar