Bawang Merah Persia Bisa Lawan Resistensi Antibiotik

Penulis: Elfa | Editor: Eka Azwin Lubis

Bawang Merah Persia Bisa Lawan Resistensi Antibiotik

Bawang Merah (The Truth Cancer)

Minggu, 21 Januari 2018 | 12:13

Analisadaily - Bawang merah diyakini bisa membantu manusia dalam melawan resistensi antibiotik untuk penyakit tuberculosis.

Para peneliti menemukan, sifat antibakteri yang diekstraksi dari bawang merah Persia dapat meningkatkan efek pengobatan antibiotik. Bawang merah Persia bisa membalikkan keadaan tuberculosis yang resistan terhadap obat.

Setidaknya, 490.000 orang terinfeksi tuberculosis dan resisten terhadap obat pada tahun 2016.

Dalam penelitian yang yang dipimpin oleh Birkbeck dari University of London dan University College London, dilakukan tes pada empat molekul yang berbeda dari bawang merah.

Mereka menemukan keempatnya mampu membuat penurunan yang signifikan keberadaan bakteri di tuberculosis. Setidaknya, bawang merah Persia bisa menghambat pertumbuhan sel tuberculosis hingga 99,9%. Senyawa kimia dalam bawang bisa digunakan sebagai antibiotik untuk memerangi strain tuberculosis.

"Meskipun ada upaya global terpadu untuk mencegah penyebaran TB, sekitar 10 juta kasus baru dan dua juta kematian dilaporkan terjadi pada tahun 2016," kata Dr. Sanjib Bhakta yang juga terlibat dalam penelitian.

"Dalam mencari bakteri anti-bakteri baru, kami cenderung berfokus pada molekul yang cukup potensial untuk dikembangkan secara komersial sebagai entitas obat baru," sambung Bhakta, dilansir dari BBC, Minggu (21/1).

"Namun dalam penelitian ini, dengan menghambat sifat resistensi intrinsik utama dari tuberculosis, seseorang dapat meningkatkan efek pengobatan antibiotik yang ada dan membalikkan gelombang resistansi obat yang sudah ada," tukasnya.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar