Bahan Kecantikan Bersumber dari Buah dan Bunga Disukai Wanita

Bahan Kecantikan Bersumber dari Buah dan Bunga Disukai Wanita

Head Program Management and Training Oriskin, dr. Rimenda Sitepu (tengah).

(jw/rzp)

Sabtu, 10 Maret 2018 | 20:20

Analisadaily (Medan) - Bahan-bahan kecantikan yang terbuat dari bahan organik seperti buah dan bunga sangat digemari dan disukai oleh para wanita di dunia, karena sangat baik untuk perawat kulit.

"Bahan-bahan kecantikan, baik bersumber dari buah dan bunga sangat cocok untuk perawatan kulit. Seperti yang diracik oleh Dokter Murad dengan menggunakan kulit manggis, khasiatnya sebagai anti aging, cocok untuk semua kulit, baik di Eropa maupun Asia," kata Head Program Management and Training Oriskin, dr. Rimenda Sitepu, Sabtu (10/3).

Bahan-bahan yang langsung diambil dari Amerika Serikat tersebut langsung dioleh secara organic, sehingga menghasilkan sebuah produk kecantikan yang dapat digunakan disemua musim. Pemeliharaan kulit bagi wanita juga sangat berbeda disetiap negara.

"Di Indonesia, pemutih kulit sangat laku. Karena wanita Indonesia ingin putih. Di Amerika, wanitanya sudah putih, kalau menggunkan produk hasil dari dokter Murad itu tidak masalah dengan iklim seperti Indonesia yang tropis," tutur dr. Rimenda.

dr. Rimenda Sitepu menambahkan, produk Oriskin itu organik dari Amerika. Tapi semua produk dibuat secara universal, seperti dari kulit manggis serta kulit durian juga ada. Cocok untuk kulit orang Indonesia.

"Dengan bahan-bahan itu, sangat cocok untuk kulit orang Indonesia," tambahnya.

Direktur Operasional Oriskin Indonesia, Reski Mayangkoro mengatakan, pembukaan cabang baru di Medan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin banyak, juga untuk mengapresiasi setiap member dengan memberikan potongan harga.

"Pembukaan cabang ke-24 di Indonesia ini merupakan yang kedua di Medan. Ini merupakan jawaban untuk kebutuhan konsumen yang semakin meningkat," katanya di Klinik yang berada di Jalan Juanda.

(jw/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar