Baby Blues Juga Bisa Terjadi Pada Pria

Penulis: Elfa | Editor: Eka Azwin Lubis

Baby Blues Juga Bisa Terjadi Pada Pria

Ilustrasi (Huffington Post)

Sabtu, 18 November 2017 | 10:45

Analisadaily - Pada umumnya depresi setelah memiliki bayi atau biasa disebut Baby Blues hanya terjadi pada wanita atau kaum ibu. Namun ternyata anggapan itu keliru.

Sebagai seorang pasangan atau suami, pria juga bisa terkena Baby Blues.

Baby Blues merupakan suatu bentuk kesedihan ringan yang muncul dalam beberapa hari pertama setelah melahirkan dan bisa bertahan selama dua pekan. Baby Blues bisa jauh lebih parah dan bertahan lebih lama.

Menurut Will Courtenay, seorang pekerja sosial klinis berlisensi di Amerika Serikat, Baby Blues selama ini nyaris tidak terjadi pada pria karena mereka tidak menunjukkannya di depan umum. Berbeda dengan wanita yang lebih memperlihatkan ekspresi dan perasaannya.

"Sangat mudah bagi pria malu saat merasa tertekan. Bahkan ada mitos bahwa pria tidak mengalami depresi," kata Will, dilansir dari Huffington Post, Sabtu (18/11).

Will bersama pakar kesehatan lainnya melakukan penelitian tentang hal ini. Menurutnya, hasil penelitian menunjukkan ada kaitan antara penurunan tingkat testosteron pada pria setelah kehamilan istri dan munculnya depresi pasca melahirkan. Sekitar 14% ayah pernah mengalami kondisi tersebut.

Bedanya, pria akan mengalami Baby Blues saat anak mereka menginjak usia tiga sampai enam bulan. Sedangkan wanita mengalami Baby Blues setelah melahirkan hingga empat bulan kelahiran.

Dr. Pierre Azzam, asisten profesor psikiatri di University of Pittsburgh Medical Center, Amerika Serikat mengatakan, gejala depresi pasca melahirkan pada pria mencakup perubahan pola tidur, minat, konsentrasi dan nafsu makan.  

"Bagi kaum ayah, cenderung ada presentasi perubahan kepribadian yang lebih berbahaya dan lambat. Pria cenderung lebih menarik diri dan mengalami hal-hal sulit, seperti kesulitan membuat keputusan, mudah tersinggung, agitasi dan kritik diri," ujar Azzam.

Biasanya, depresi pasca melahirkan pada pria disebabkan kurang tidur. Baby Blues pada pria juga bisa dikarenakan kehamilan yang tidak terencana, reaksi seorang ayah terhadap jenis kelamin anak, atau merawat bayi yang sakit.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar