Babi Bisa Donorkan Organ ke Manusia

Penulis: Elfa | Editor: Reza Perdana

Babi Bisa Donorkan Organ ke Manusia

Xenotransplantasi Babi (BBC)

Jumat, 11 Agustus 2017 | 11:12

Analisadaily - Babi sejauh diketahui memiliki banyak virus di dalam tubuhnya. Untuk itu, selama ini babi dikenal dengan binatang yang tidak mungkin melakukan pendonoran untuk manusia. Tidak seperti kambing yang sebelumnya berhasil mendonorkan organnya.

Dengan cara yang sama, ilmuwan percaya babi juga dapat melakukan pendonoran kepada manusia di masa mendatang. Saat ini, para ilmuwan sudah selangkah lebih maju dalam penelitian tentang organ babi.

Ilmuwan berhasil menyingkirkan 37 virus babi yang bersembunyi di dalam DNA mereka. Ini menjadi langkah awal untuk tujuan pendonoran atau mentransplantasi organ babi ke manusia. Tim di eGenesis mengakui, organ babi ditolak oleh tubuh manusia karena virus tersebut.

Peneliti melakukan tes untuk mengidentifikasi 25 Pervs - porcine endogenous retroviruses - yang tersembunyi dalam kode genetik babi. Percobaan mencampur sel manusia dan babi secara bersama-sama, hasilnya menunjukkan virus tidak dapat menginfeksi jaringan manusia lagi.

Kemudian, peneliti menggunakan teknologi pengeditan gen menghapus 25 Pervs. Embrio manusia diedit untuk menghentikan penyakit. Lalu, teknologi kloning digunakan untuk menempatkan genetik dari sel-sel tersebut ke dalam sel telur babi dan menciptakan embrio. Proses kompleksnya tidak efisien, tapi 37 anak babi secara sehat telah lahir.

"Ini adalah babi Perv-free pertama," kata Dr Luhan Yang, salah satu peneliti dari Harvard University, seperti dilansir dari BBC, Jumat (11/8).

Jika Xenotransplantasi bisa menggunakan organ hewan, maka ini berpotensi membuat pasien tidak menunggu lama untuk mencari donasi organ. Lebih dari 100.000 orang membutuhkan transplantasi organ di AS. Ada sekitar 6.500 orang masih masuk dalam daftar tunggu.

"Kami menyadari, kami masih pada tahap awal penelitian dan pengembangan. Kami memiliki visi berani tentang dunia tanpa kekurangan organ. Itu sangat menantang. Babi sangat menjanjikan untuk xenotransplantasi, karena organ mereka memiliki ukuran yang sama dengan manusia," tambah Dr. Yang.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar