Autophagy Bisa Turunkan Berat Badan Secara Alami

Penulis: Elfa | Editor: Reza Perdana

Autophagy Bisa Turunkan Berat Badan Secara Alami

Autophagy (Britanica)

Selasa, 15 Mei 2018 | 13:13

Analisadaily - Pada 2016 seorang ilmuwan Jepang bernama Yoshinori Ohsumi memenangkan Hadiah Nobel untuk penemuannya dalam mekanisme autophagy. Penemuan Ohsumi membuat banyak orang lebih paham tentang penyakit seperti Parkinson, demensia dan paling terpenting berat badan.

Ohsumi mengklaim, autophagy dapat merangsang diri untuk menurunkan berat badan seseorang, yaitu dengan cara alami, dengan menginduksi makanan dan membatasi karbohidrat.

"Tentu saja bukti dari percobaan pada tikus menunjukkan ada kemungkinan cara autophagy menurunkan berat badan dengan merangsangnya," kata Dr David Rubinsztein, profesor neurogenetika molekuler di Universitas Cambridge dan Lembaga Penelitian Demensia Inggris.

"Ada penelitian di mana mereka telah mengaktifkan proses autophagy menggunakan alat genetik atau obat-obatan. Penelitian pada hewan cenderung membuat hewan hidup lebih lama dan memiliki berat badan ideal," lanjutnya.

Salah satu cara merangsang bekerjanya utophagy dalam tubuh adalah puasa. Universitas Jacksonville di Florida meneliti seseorang yang melakukan program 15 hari puasa. Setiap hari mereka berpuasa selama 16 jam dan tiga kali seminggu.

"Beberapa orang kehilangan berat badan, hingga 300 gram dalam 15 hari. Sebagian lainnya melihat pengurangan garis-garis halus, perubahan tekanan darah dan peningkatan massa otot," tambahnya, seperti dilansir dari BBC, Selasa (15/5).

Dr. Rubinsztein optimis tentang manfaat masa depan dari manfaat autophagy untuk mengobati penyakit. Dia menemukan, proses autophagy menciptakan protein yang membentuk rumpun di sel-sel saraf orang-orang dengan penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar