Asam Lemak Omega 3 Kurangi Risiko Serangan Jantung

Penulis: Elfa | Editor: Ria Situmorang

Asam Lemak Omega 3 Kurangi Risiko Serangan Jantung

Ilustrasi (Fox News)

Rabu, 29 Juni 2016 | 09:59

Analisadaily - Makan ikan, kacang-kacangan, biji-bijian dan tanaman yang mengandung asam lemak omega-3 secara signifikan menurunkan risiko kematian akibat serangan jantung. Penelitian terbaru, melaporkan di jurnal JAMA Internal Medicine, tingkat sirkulasi darah yang lebih tinggi dari asam lemak omega-3 dikaitkan dengan risiko 10 persen lebih rendah seseorang mengalami serangan jantung fatal.

Semakin tinggi konsumsi omega-3, semakin kecil kemungkinan terkena serangan jantung. Bahkan, risiko dapat menurun hingga 25 persen lebih rendah.

"Untuk penyebab utama kematian di dunia, menurunkan risiko serangan jantung fatal hingga 25 persen cukup berarti," kata penulis senior Dr. Dariush Mozaffarian, dekan Friedman School of Nutrition Science and Policy di Tufts universitas di Boston.

"Meskipun temuan kami observasional menggunakan biomarker, pengurangan risiko yang diamati masih tentang efek ukuran yang sama seperti statin terhadap penyakit jantung fatal," tambah Mozaffarian, seperti laporan dari Fox News, Rabu (29/6).

Ikan adalah sumber makanan utama asam lemak omega-3, khususnya asam lemak tak jenuh ganda yang dikenal sebagai asam eicosapentaenoic (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA). Ikan berlemak seperti salmon, trout, ikan teri, sarden dan herring mengandung jumlah tertinggi asam lemak omega-3. Beberapa jenis rumput laut juga memilikinya.

Biji rami, kenari, krokot (beberapa orang menganggap rumput liar), biji-bijian dan minyak kacang merupakan sumber asam lemak omega-3 nabati yang disebut asam alfa-linolenat (ALA). Makan ikan, kacang-kacangan, biji-bijian dan tanaman dengan asam lemak omega-3 secara signifikan menurunkan risiko kematian akibat serangan jantung.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar