Apa yang Bisa Asam Glikolat Lakukan Untuk Kulit?

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Eka Azwin Lubis

Apa yang Bisa Asam Glikolat Lakukan Untuk Kulit?

Asam Glikolat (Healty Beauty)

Senin, 13 Agustus 2018 | 11:24

Analisadaily - Asam glikolat merupakan salah satu bahan yang bisa kita lihat pada produk kecantikan.

Asam glikolat terdengar seperti bahan ajaib. Sebab dari banyak iklan dijelaskan, asam glikolat merupakan bahan yang sangat bagus untuk membersihkan kulit, anti penuaan dan lainnya.

Apa itu asam glikolat?

Asam glikolat biasanya berasal dari tebu alpha-hydroxy acid (AHA), bersama dengan asam malat dan laktat. Menurut dr. Loretta Ciraldo, dokter kulit dan rekannya, dr. Loretta Skincare, secara kimia asam glikolat adalah molekul kecil yang sangat bagus.

Dermatologists telah menggunakannya dalam praktik kecantikan selama beberapa dekade. Misalnya menggunakan bahan tersebut untuk pengelupasan kulit secara kimiawi. Biasanya senyawa kimia pada asam glikolat bagus untuk menuntaskan jerawat.

"Glikolat membantu melonggarkan sel-sel mati satu sama lain. Itu bisa membantu mengurangi jerawat," kata dr. Ciraldo, dilansir dari Huffingtonpost, Senin (13/8).

Sementara dr. Melda Isaac, seorang ahli kulit bersertifikat yang berbasis di Washington, D.C., menambahkan, glikolat memiliki kemampuan masuk ke dalam folikel rambut dan melonggarkan protein yang dapat menyebabkan komedo dan jerawat.

Manfaat lainnya adalah mencegah penuaan karena asam glikolat bekerja untuk menyingkirkan sel-sel kulit mati, setidaknya pada tingkat mikroskopis. Dalam istilah sederhana, pigmen tambahan yang kita dapatkan dari bekas jerawat, bintik-bintik usia, kerusakan akibat sinar matahari atau melasma yang tersimpan selama berminggu-minggu di lapisan sel mati akan terangkat.

Asam glikolat mampu merangsang produksi kolagen yang membantu mengurangi munculnya garis-garis halus. Tetapi tidak semua produk asam glikolat sama. Persentase ideal penggunaan asam glikolat hanyalah 8-30%.

"Kebanyakan produk pencuci wajah menggunakannya antara 8-10%. Sedangkan krim mencapai 15%," kata Isaac.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar