Apa Perbedaan Ketombe dan Kulit Kepala Kering?

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Christison Sondang Pane

Apa Perbedaan Ketombe dan Kulit Kepala Kering?

Ilustrasi (Healthline)

Kamis, 21 Desember 2017 | 13:11

Analisadaily - Kulit kepala kering juga menciptakan serpihan putih yang mirip dengan ketombe. Sering kali orang-orang yang mengalami masalah ini mengira itu adalah ketombe.

Dr. Jennifer MacGregor dari Union Square Laser Dermatology di New York City, mengatakan ketombe pada intinya adalah pengelupasan kulit kepala.

Ketombe merupakan kondisi kulit umum yang disebut dermatitis seboroik. Dermatitis seboroik juga dapat terjadi pada bagian tubuh lainnya juga. Tidak hanya di kulit kepala.

"Kasus ringan ketombe terlihat seperti bercak-bercak atau bersisik dan terkadang kemerahan," kata MacGregor, seperti laporan dari Huffington Post, Kamis (21/12).

Selain kulit kepala, dermatitis seboroik biasanya ditemukan di belakang telinga, sekitar alis dan lubang hidung.

Dermatitis seboroik sangat umum. Menurut sebuah studi di Journal of Clinist and Investigative Dermatology, diperkirakan ketombe terjadi pada separuh populasi orang dewasa. Penyebab pasti dermatitis seboroik belum diketahui.

Menurut Mayo Clinic, mungkin terkait dengan ragi yang disebut malassezia yang ditemukan di sekresi kulit, atau bisa juga respon sistem kekebalan yang tidak teratur. Kondisi ini sering memburuk pada mereka yang hidup dengan penyakit Parkinson atau HIV.

Sedangkan kulit kepala kering cenderung memburuk seiring bertambahnya usia dan bisa turun temurun. Kulit kepala kering sering dikaitkan dengan eksim, kondisi kulit kering yang tidak menular yang biasanya timbul pada tambalan kasar yang menciptakan sisik pada kulit. Tingkat keparahan gejala eksim bervariasi setiap orang.

Menurut MacGregor, Anda yang berketombe harus melakukan perawatan kulit kepala. Misalnya mandi dengan air hangat. Sebab, dermatitis seboroik tidak dapat sepenuhnya dicegah.

Meski begitu, Anda bisa menggunakan shampo yang dikhususkan untuk ketombe yang mengandung selenium sulfide atau zinc pyrithione (zat yang mengurangi pengelupasan dan iritasi) atau Nizoral, yang mengandung ketoconazole (anti jamur).

Untuk kulit kering atau eksim harus menggunakan obat atau krim khusus. Krim membantu melindungi kulit dari kelembapan berlebih. Kulit kering membutuhkan conditioner setelah keramas.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar