Angka Kematian Akibat AIDS Berkurang 50 Persen

Penulis: Elfa | Editor: Eka Azwin Lubis

Angka Kematian Akibat AIDS Berkurang 50 Persen

AIDS (BBC)

Minggu, 23 Juli 2017 | 10:01

Analisadaily - Kematian akibat AIDS telah berkurang setidaknya hingga 50% dalam satu dekade terakhir.

AIDS yang dulunya menjadi 1 dari 10 penyebab utama kematian di seluruh dunia, kini mulai menunjukkan pengurangan.

Laporan dari Joint United Nations Programme untuk HIV/AIDS (UNAids) menunjukkan, kematian manusia akibat AIDS berkurang dari 1,9 juta pada tahun 2005 menjadi 1 juta pada tahun 2016. Berkurangnya jumlah kematian karena orang-orang semakin mengerti bagaimana cara mengantisipasi AIDS.

Meski infeksi AIDS tidak dapat disembuhkan, setidaknya bisa diantisipasi dan meminimalisir perkembangan virus dengan terapi antiretroviral. Jika virus tidak ditangani, maka mengakibatkan tidak terkontrolnya virus dalam darah.

Kemudian, virus akan menghancurkan sistem kekebalan tubuh. Pada titik ini penderita sulit bertahan hidup karena terinfeksi oportunistik lainnya seperti TBC. Di seluruh dunia, 36,7 juta orang hidup dengan AIDS dan 53% diantaranya mendapatkan terapi yang memberi harapan hidup lebih lama.

"Kami memenuhi target 2015. Sebanyak 15 juta orang dalam perawatan dan kami terus berusaha menggandakan jumlah tersebut menjadi 30 juta dan memenuhi target ini di tahun 2020. Kami akan terus berupaya untuk melayani semua orang yang membutuhkan," kata Michel Sidibe, Direktur Eksekutif UNAids, dilansir dari BBC, Minggu (23/7).

Afrika bagian timur dan selatan menjadi kawasan yang paling tinggi terkena AIDS. UNAids diharapkan juga bisa lebih konsentrasi pada Eropa Timur dan Asia Pasifik yang beberapa bulan belakangan justru mengalami peningkatan jumlah penderita AIDS.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar