Anak Sudah Pakai Make-up?

Penulis: Ria Situmorang

Anak Sudah Pakai Make-up?

Ilustrasi (dollbabymakeupartist)

Kamis, 4 Agustus 2016 | 12:07

Analisadaily – Perlukah orangtua khawatir kalau anak sudah mulai memakai lipstick, maskara atau eyeliner di usianya yang masih terbilang muda?

Sebenarnya perilaku seperti ini bisa dimaklumi, namun yang ditekankan kepada anak adalah untuk tidak memakai make-up dengan kesan yang berat seperti misalnya anak Anda sudah mulai memakai maskara eyeliner serta eyeshadow beserta dengan concelear-nya. Hal ini yang kemudian akan menjadi masalah.

Usia muda dan intensitas memakai make-up akan mempengaruhi perkembangan anak ditambah dengan penyakit kulit yang kemudian akan alaminya cepat atau lambat. Namun ada beberapa alasan mengapa anak sudah mulai memakai make-up di umurnya yang masih tergolong muda yakni:

1. Tekanan dari teman sebaya

Tekanan dari lingkungan sekitar termasuk melihat teman yang lebih cantik dan populer dari dirinya akan membuat anak berpikir untuk memperbaiki penampilannya dengan cara memakai make-up. Penting di tahap ini ialah meyakinkan diri anak bahwa ia cantik apa adanya dirinya tanpa harus memakai make-up.

2. Masalah di rumah atau di sekolah

Permasalahan seperti anak yang kurang perhatian saat di rumah atau sekolah kadang membuat anak berpikir bahwa ia terlihat sangat jelek dan ingin menjadi lebih cantik. Anak-anak seperti ini biasanya tidak punya rasa kepercayaan diri dimana anak akan bertumbuh menjadi anak yang kritis nantinya.

3. Perbedaan dunia nyata dan fantasi

Anak adalah media yang paling rentan dalam proses penyiplakan. Ia tidak segan-segan meniru orang yang diidolakannya seperti halnya artis. Karena ia pun merasa bahwa ia tidak memiliki perbedaan dengan artis yang diidolakannya, maka sang anak mulai untuk berkeinginan melakukan apa yang dilakukan sang artis seperti memakai baju bagus dan memakai riasan wajah. Peranan orangtua dalam hal ini ialah memastikan bahwa anak Anda tidak hidup di dunia fantasi dan meyakinkan mereka bahwa make-up hanya dipakai oleh orang di usia tertentu.

4. Terlalu cepat dewasa

Salah satu masalah psikologis yang alami anak sekarang adalah mereka merasa sudah besar dan sudah cukup dewasa untuk membedakan mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Anak-anak seperti ini biasanya tidak ingin terlihat seperti usianya dan lebih bersikap layaknya orang dewasa sehingga pada akhirnya mereka mendapatkan perhatian yang sebenarnya belum diperlukan oleh anak laki-laki di sekitar mereka. 

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar