Alasan Tidak Bisa Tidur Nyenyak di Tempat Baru

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Reza Perdana

Alasan Tidak Bisa Tidur Nyenyak di Tempat Baru

Ilustrasi (Fox News)

Jumat, 22 April 2016 | 08:51

Analisadaily - Anda atau banyak orang di dunia merasa tidak nyaman saat tidur di tempat baru. Setidaknya, tidur Anda tidak akan nyenyak. Hal ini bukan tanpa sebab, penelitian menunjukkan keadaan ini terjadi karena setengah dari otak tetap waspada pada malam pertama tidur di ruangan, atau tempat baru.

Peneliti mengukur aktivitas otak selama dua malam berturut-turut dari tidur pada sekelompok orang yang diteliti. Secara konsisten ditemukan, bagian dari sisi kiri otak tetap lebih aktif daripada sisi kanan hanya pada malam pertama, khususnya selama fase tidur nyenyak yang dikenal sebagai gelombang tidur lambat.

"Ketika Anda tidur di tempat baru untuk pertama kalinya, bagian dari salah satu sisi otak tetap terjaga untuk tujuan pengawasan, sehingga Anda bisa bangun lebih cepat jika diperlukan," kata peneliti senior Yuka Sasaki dari Brown University.

Sasaki dan rekannya melakukan penelitian dengan merangsang otak kiri dengan bunyi yang tidak teratur selama tidur pada malam pertama. Bunyi diletakkan di telinga kanan untuk merangsang telinga kiri. Cara ini lebih efektif dibandingkan melakukan yang sebaliknya.

Hasilnya menunjukkan, ada efek di salah satu belahan otak selama tidur. Ada potensi bagi otak untuk mewaspadai bahaya di lingkungan yang tidak dikenalnya. Dilansir dari Fox News, Jumat (22/4), salah satu keterbatasan dari penelitian, hanya fokus pada mereka yang sehat. Berarti, hasil belum tentu sama jika itu terjadi pada orang-orang dengan insomnia atau gangguan tidur lainnya.

"Setiap implikasi klinis akan bersifat spekulatif pada saat ini. Tingkat spesifisitas yang disediakan oleh analisis ini bisa menjadi langkah awal yang penting dalam pemahaman risiko gangguan tidur seperti insomnia,” kata Patrick Finan, seorang psikiatri dan perilaku kesehatan peneliti di Johns Hopkins University School of Medicine di Baltimore.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar