Aerobik Kurangi Risiko Kanker Pada Pria

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Reza Perdana

Aerobik Kurangi Risiko Kanker Pada Pria

Ilustrasi (Fox News)

Senin, 12 Desember 2016 | 10:42

Analisadaily - Kardiorespirasi adalah pengukuran seberapa baik tubuh menggunakan oksigen selama olahraga secara intens. Kebugaran kardiorespirasi terkait dengan kesehatan jantung yang lebih baik.

Sayangnya, tidak banyak yang mengetahui tentang info ini terkait dengan kanker. Efek dari kardiorespirasi, seperti aerobik dapat mengurangi risiko kanker pada pria.

"Kami memahami, banyak kanker disebabkan gaya hidup yang tidak sehat. Ada sebelumnya laporan, tingkat lebih tinggi dari aktivitas fisik dapat mengurangi risiko kanker. Ini sudah dikatakan oleh World Health Organization," kata seorang peneliti di Rumah Sakit Holbaeck, Denmark, Jensen.

Jensen dan rekan-rekannya menganalisis data dari Copenhagen Male Study. Mereka meneliti data setiap pria sejak tahun 1970. Dilansir dari Fox News, Senin (12/12), penelitian diikuti 5.131 pria yang rata-rata berusia sekitar 49 tahun dan bebas kanker.

Semua peserta menjalani tes VO2 Max bersama dengan pemeriksaan fisik secara teratur pada waktu itu. VO2 Max mengukur jumlah maksimum oksigen tubuh untuk dapat memproses dan membuat energi selama latihan dan diukur dalam mililiter oksigen per kilogram berat badan dalam hitungan per menit (mL/kg/min).

Selama 44 tahun berikutnya, 4482 peserta meninggal, 1.527 dari mereka terkena kanker. Para peneliti menemukan, setiap 10 ml/kg/min peningkatan VO2max pada tes awal, pria menunjukkan risiko 17 persen lebih rendah terkena kanker dan risiko 11 persen lebih rendah meninggal karena kanker.

"Pria tidak cukup hanya menjadi aktif secara fisik, Anda harus benar-benar fit. Sangat sering aktivitas fisik dan kebugaran hanya untuk aktivitas sementara waktu. Faktor yang paling penting adalah tingkat kebugaran."

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar